Pelatih Arema Fc Sangat Senang Dengan Peningkatan Performa Seluruh Pemainnya – Milomir Seslija tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya atas kinerja anak-anak asuhnya sekitar pelatihan sesudah liburan Idul Fitri. Pelatih Arema FC menuliskan para pemainnya terus meningkatkan situasi selama sesi pelatihan.

“Saat ini, semua pemain bekerja paling keras dan menunjukkan keterampilan terbaik mereka,” kata Milo, dijuluki Milomir Seslija, di Bola.net.

“Keadaan mereka bertambah pesat, dan tersebut membuat saya bahagia,” lanjutnya.

Karyawan Arema telah mulai berlatih semenjak Senin (10/06) setelah merasakan liburan Islami sekitar sekitar 12 hari. Dalam sesi pelajaran sejauh ini, kesebelasan pelatih Arema tampaknya bakal terus menambah kondisi jasmani para pemain guna kembali ke musim Shop 1 League 2019 berikutnya.

Jika sembilan pemain absen di mula pelatihan, jumlah pemain Arema yang absen saat pelajaran di Stadion Gajayana Malang, Kamis (13/6) sore melulu empat. Keempat pemain tersebut ialah Dedik Setiawan, Hanif Sjahbandi, M. Rafli dan Arthur Cunha. Sementara itu, Hamka sudah mengajar Hamzah dengan rekan-rekannya.

Pelatih Arema Fc Menilai Pemain Sylvano Comvalius Kian Sangat Kompak dengan Pemain Lainnya

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, menyerahkan pendapatnya mengenai penyerang baru di timnya, Sylvano Comvalius. Dia mengejar bahwa proses adaptasi penyerang Belanda membaik dari hari ke hari.

“Proses adaptasi Comvalius berjalan paling baik, ia semakin mengindikasikan perkembangan yang paling baik di masing-masing sesi pelatihan kami,” kata Milomir Seslija, di Bola.net.

“Dalam praktiknya, dia selalu menyerahkan yang terbaik dan tersebut sesuai dengan asa kami, ia semakin menyadari instruksi dari kesebelasan pelatih dan persaingan tim. Saya bercita-cita ia bisa melanjutkan performa bagus ini di persaingan yang sebenarnya,” dia melanjutkan.

Sebelumnya, Comvalius dirasakan masih tidak bisa tampil dengan baik sekitar seragam Arema. Penilaian ini tidak lepas dari masih menyeret keran gol pemain berusia 31 tahun ini. Dalam tiga pertandingan kesatu musim ini, ia melulu mencetak satu gol.

Di pertandingan terakhir Arema, melawan Persela Lamongan, Comvalius bahkan kehilangan posisinya sebagai opsi terpenting di lini depan Arema. Dia hanya beraksi sebagai pemain cadangan. Sementara itu, posisinya di garis depan dipenuhi oleh penyerang lokal Dedik Setiawan.

Kondisi Kian Ciamik
Apalagi, Milo menyatakan mengapa situasi Comvalius lancar. Berdasarkan keterangan dari pelatih Bosnia, di antara parameternya ialah kondisi jasmani mantan pemain Bali United yang lebih baik.

“Anda dapat menyaksikan dalam praktiknya bahwa dia menjadi lebih gesit dan fleksibel, tanda bahwa kondisinya meningkat,” kata Milo.

“Dia pun selalu mengindikasikan semangat juang yang tinggi guna mencetak gol, bahkan sekitar sesi pertandingan sekitar pelatihan,” lanjutnya.

Terus berjuang memperbaiki situasi Comvalius
Sementara itu, meskipun penilaian situasi Comvalius sudah meningkat, Milo tidak inginkan puas. Pelatih berusia 54 tahun tersebut mengatakan masih ada bisa jadi Comvalius akan membetulkan kondisinya.

“Masih terdapat 10 hari tersisa guna persiapan,” kata Milo.

“Kami bakal terus berupaya memperbaiki situasi Comvalius dan pemain lain,” katanya.


Keyakinan Tinggi Malisic Bisa Melihat Persib Menjuarai Shopee Liga 1 2019 – Persib Bandung diselimuti keyakinan untuk mengenalkan Shopee League 1 2019 sesudah liburan Idul Fitri. Sang bek, Bojan Malisic, yakin bahwa timnya bisa tampil indah sampai akhir tahun.

Perasaan koherensi dan family yang mapan ialah dasar dari keyakinan Mali, panggilan Malate. Dia juga beranggapan bahwa persiapan Persib lumayan bagus.

“Ya, ini paling bagus guna tim, tidak melulu pemain, tetapi pun semua kesebelasan tim bekerja bersama, bagian urgen untuk menjalani pertandingan,” kata Malisic, 34, di website resmi Persib.

Suasana kesebelasan kondusif, kata Malisic sangat urgen untuk menyokong kinerja tim. Apalagi Persib mempunyai target tinggi musim ini, sehingga semua juara dalam persaingan tersebut disiarkan di Indosiar dan O Channel.

Dengan atmosfir yang menguntungkan, permainan kesebelasan di lapangan bakal semakin padat, kata Malisic. “Semuanya menjadi lebih gampang dengan kerja tim,” kata pemain yang pun merumput di Liga Hong Kong dan Filipina.

Persib Bandung memainkan pertandingan tertunda mereka di minggu kedua melawan Tira Persikabo. Kompetisi ini akan dilangsungkan pada hari Kamis, 18 Juni 2019 di Stadion Starling Harupat.

Target Pribadi
Malisic sendiri mengaku membawa tujuan individu dengan Persib. Dia hendak membual destinasi Tim Maung Bandung guna mogok.

Seperti diketahui, dari dua pertandingan yang sudah dimainkan, Maung Bandung tidak pernah mengakui gol.

“Adalah tugas saya guna bermain dan menjaga pertahanan dengan baik, semuanya bakal lebih gampang dengan kerja tim,” kata Mali.

Sementara tersebut pelatih gawang Gatot Prasetyo mengungkap rahasia kesuksesannya bersangkutan daftar clean sheet Persib. Dalam dua pertandingan ini Persib dijaga oleh dua penjaga yang berbeda: Saya menjadikan Wirawan menang 3-0 dan M Natsir dalam pertandingan 0-0 melawan Semen Padang.

“Nikmati permainan, fokus, baca permainan, dan maksimalkan komunikasi dengan pemain beda di lokasi penalti, lebih atau tidak cukup dari pembicaraan tim yang tidak jarang saya ceritakan untuk kiper sebelum dia turun guna bersaing,” Gatot mengungkapkan resep Persib untuk daftar yang bersih.

Pemain Persebaya Surabaya Ini Mendapatkan Teguran Keras Karena Menekel Pemain PSIS Semarang

Elisa Basna unik perhatian publik belum lama ini. Pemain yang bermunculan pada tahun 1996 mengerjakan pelanggaran busuk ketika membela Persebaya di PSIS Semarang pada persaingan Shopee League 1 2019, Kamis (30/5).

Dia tertangkap kamera dan memasuki perut Fredyan Wahyu dengan kaki terbungkus sepatu sebelum dikeluarkan. Elisa Basna hanya ditunjukkan kartu kuning. Tindakannya mendapat perhatian tidak sedikit orang.

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria pun mencatat bahwa insiden seperti tersebut harus dihukum berat. Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, mengakui bahwa dia sudah menghukum Elisa atas tindakannya.

“Pasti terdapat di sana, tidak saja Basna.” Siapa juga pemain yang kami pikir mengerjakan pelanggaran dan memungut tindakan disipliner, mesti terdapat peringatan dari manajemen, “kata Candra.

“Memang, PSSI sudah mengirim surat ke Persebaya dan kami akan menyatakan insiden itu. Versi kami pun akan dikirim ke PSSI,” tambah manajer berusia 42 tahun itu.

Elisa Maaf
Peristiwa tersebut menyebabkan manajemen PSIS mengirim surat ke PSSI guna lebih memperhatikan. Karena apa yang Elisa kerjakan dapat dominan pada cedera serius oleh lawan.

Di samping itu, Elisa menyatakan telah meminta maaf untuk Fredyan Wahyu. Elisa mengklaim bahwa dia tidak sengaja memungut tindakan yang bisa berdampak fatal untuk pemain lain.

Pemain Papua mengklaim bahwa dia hendak bertemu Fredyan segera sesudah pertandingan. Pemain PSIS telah kembali ke hotel. Akibatnya, Elisa meminta Fredyan untuk mengucapkan permintaan maafnya.

“Karena saya sudah kembali ke hotel, saya kesudahannya meminta nomor teleponnya, saya memasang headset dan panggilan video untuknya, saya meminta maaf sesudah kejadian kemarin,” kata saudara Yanto Basna.

“Dokter menuliskan tim dalam situasi baik, barangkali saya dapat lebih berhati-hati sekitar pertandingan berikutnya.” Fredyan pun mengingatkan saya bakal hal yang sama, “kata Elisa Basna.